Ragam  

Keburu Pensiun Pengangkatan Guru Lulus PG Jadi PPPK Jangan sampai Molor ke 2023

Paslen.com – Sekertaris direktorat jendaral guru dan tenaga kependidikan nunuk suryai, mengatakan seleksi ASN PPPK 2021 telah meluluskan 239.860 guru honorer dari 506.252 formasi yang telah diajukanpemerintah daerah. saat ini masih terdapat 193.954 peserta yangtelah lulus ambang batas passing grade pada tahun 2021 lalu, namun belum mendapatkan formasi.

“Ini yang akan kita prioritaskan untuk rekrutmen 2022. Pekerjaan rumah kita 193.954 yang sudah dinyatakan lulus passing grade seleksi 2021agar mendapatkan formasi tahun 2022. imbu ibu nunuk suryanisesditjen GTK KEMENDIKBUDRISTEK dalam unggahan akun ig official.

Disalain dari Jpnn.com Pentolan Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPSI) Dendi Nurwega mendesak pemerintah meningkatkan kuota dan formasi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Menurut Dendi, hal itu perlu dilakukan pemerintah untuk mengakomodasi 193.954 guru lulus PG 2021. Guru PPKN SMAN 22 Garut yang lulus PPPK di SMAN 1 Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, itu menilai terkatung-katungnya nasib 193.954 peserta lulus PG karena kebijakan yang tidak matang.

Baca Juga: Inilah Perkembangan Terkini Penetapan NI PPPK dan NIP CPNS di Seluruh Indonesia Resmi dari BKN Jum’at 27 Mei 2022

Seharusnya, lanjut Dendi, para pembuat kebijakan sebelum mengeluarkan aturan memikirkan lebih matang, supaya tidak terjadi kekisruhan yang akhirnya menimbulkan pikiran di kalangan bawah bahwa pemerintah tidak konsisten.

“Seleksi PPPK 2021 aturannya berubah-ubah bikin guru honorer stres. Yang sudah lulus PG nasibnya juga belum tentu aman semuanya tahun ini,” kata pria yang akrab disapa Pak Wega itu kepada JPNN.com, Sabtu (16/7).

Baca Juga: Aturan Baru Pemilihan Formasi PPPK Tahap 3 2022, Eks Guru Honorer Dapat ‘Tiket Emas’?

Dia juga menyoroti belum ada kejelasan formasi, apalagi untuk di-SK-kan bagi guru lulus PG. Selain itu, jadwal pengangkatan PPPK 2022 untuk guru lulus PG diprediksi molor. Melihat kondisi guru lulus PG yang tertekan batin, Wega berharap Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan pemerintah daerah (pemda) menyelamatkan mereka. Dia mengatakan biarkan para guru itu mengajar dengan tenang tanpa memikirkan status lagi.

“Kemendikbudristek dan pemda harus terus memperjuangkan seluruh guru honorer yang sudah lulus PG maupun yang belum PG menjadi guru PPPK,” katanya.
Menurut dia, Kemendikbudristek yang mempunyai hajat harus bertanggung jawab atas pemenuhan pembayaraan gaji PPPK guru, berkoordinasi dengan pihak terkait.
Pemerintah didesak supaya ada kejelasan untuk PPPK tahap 3 bagi guru lulus PG yang belum ada formasi 2021.

Baca Juga: Kabar Gembira untuk Guru Honorer! Ada Penambahan Formasi dalam PPPK Guru Tahap 3 Tahun 2022, Cek Disini

“SK dan penempatan PPPK guru lulus PG 2021 jangan sampai bergeser ke tahun 2023, karena ada yang sudah mendekati pensiun,” imbaunya.

Leave a Reply